MANCHESTER
- Setelah memastikan hanya berlaga di kasta kedua kompetisi Eropa,
Europa League, Manchester United (MU) ternyata serius membidik gelar
juara. Rak mahkota juara MU lebih banyak terisi trofi ajang besar.
Terakhir, Setan Merah merengkuh juara di even kasta kedua pada musim
1990/1991 kala merengkuh gelar juara Piala Winner Eropa.
Pelatih
MU, Sir Alex Ferguson, menyatakan keinginannya untuk meraih gelar juara
Europa League musim ini. MU akan berhadapan dengan Ajax Amsterdam pada
babak 32 besar Liga Eropa, Kamis (16/2) waktu setempat atau Jumat (17/2)
dini hari WIB.
"Kami
pasti ingin memenangkan Liga Eropa musim ini. Saya menanggapi turnamen
ini dengan serius. Kami mempunyai kesempatan untuk itu dan melihat ke
depan. Ini masih di dalam sepak bola Eropa, dan turnamen ini masih
terlihat baik di Eropa," ujar Fergie seperti dilansir Soccernet.
"Hal
terbaik mengenai pertandingan Kamis ini adalah kami tak harus
bertanding pada hari Sabtu nanti sehingga saya dapat memainkan tim
terkuat saya dan akan memainkan mereka tentunya."
"Saya
rasa menakjubkan bahwa selama 55 tahun kami berlaga di Eropa, kami tak
pernah menghadapi Ajax. Ketika Anda melihat hasil drawing baik di
perempat final maupun babak grup, kami tak pernah bertemu mereka."
"Stadion
akan penuh dengan pendukung dimana kami akan bermain di stadion dan
lapangan yang menakjubkan. Mereka belum tampil bagus namun saya rasa
ketika mereka menghadapi United, mereka akan termotivasi untuk bermain
dengan bagus."
Persiapan The Red Devils,
julukan MU, semakin mantap setelah kondisi kesehatan Luis Nani
berangsur pulih dari cedera yang mendekapnya. Dengan kondisi seperti ini
Nani pun diperkirakan siap untuk turun dalam laga melawan Ajax nanti.
“Dirinya
telah mengalami cedera pada engkelnya saat laga melawan Arsenal. Namun,
cederanya tidak terlalu parah,” kata Ferguson seperti dilansir situs
resmi klub, Selasa (14/2).
Sementara
itu, mantan kiper MU Edwin van der Sar meyakini Ajax tidak bisa
bersaing dengan tim papan atas Eropa, dan klub Eredivisie Belanda itu
sulit meraih hasil bagus di Liga Champions maupun Liga Europa.
“Jujur
saja, saya menilai Ajax tidak bisa bersaing dengan tim papan atas Eropa
lagi, walaupun saya berharap tidak seperti itu,” ungkap Van der Sar
dilansir Voetbal International.
“Lebih
realistis jika meniru performa tim dari 1992 hingga 1995. Ajax
memenangi Piala UEFA pada 1992, karena kami beruntung dengan hasil
drawing. Sukses di Liga Champions secara tidak sengaja. Tapi saya tidak
melihat mereka bisa kembali ke papan atas secara permanen,” lanjutnya.
Terakhir kali de Amsterdammers, sebutan Ajax, menjadi juara di
Eropa adalah ketika merengkuh trofi Liga Champions 1995 dengan
mengalahkan AC Milan 1-0. okz,glc,ins
Terima Kasih uda Copas ^ ^ Sebagai balas jasa kamu, Ayo Like -> http://facebook.com/dipromosikan | Sumbernya : http://www.bamz.us/2011/11/cara-membuat-read-more-otomatis-di-blog.html#ixzz2I80bSAtm
Tidak ada komentar:
Posting Komentar